Kecerdasan Jamak

Perubahan Pendapat Tentang manusia Ideal (Menurut Gardner)

  • Orang yang dianggap ideal adalah orang yang mempunyai kemampuan fisik yang hebat dan sikap yang baik
  • Pada masa perjuangan Nabi Muhammad dan sahabat, manusia ideal adalah pejuang islam yang hanya mengharapkan ridho dari Allah (tentu sampai sekarang)
  • Di China orang ideal adalah orang – orang yang mempunyai keahlian tinggi dibidang musik, sajak, kaligrafi, melukis dan memahat
  • Pada tahun 1870 Francis Galton mulai membuat bentuk test kecerdasan dan pada tahun 1900 Alfred Binet, Psychologist dari Paris muncul dengan test IQ nya, ini merupakan awal sukses besar Psychologist. Pada masa ini orang yang ideal adalah orang dengan IQ yang tinggi.
  • Pada tahun 1950 muncul era baru yang dikenal cognitive revolution. Kita perlu berterima kasih atas hasil kerja Piaget yang menyatakan atas perkembangan anak tidak selalu identik dengan umur kronologis
  • Melalui teorinya Developmenttal Persfective Piaget memberikan informasi pada kita yang membuat kita mengerti bahwa anak usia dini bukanlah orang dewasa mini. Hasil pendidikan yang baik menurut Piaget menghasilkan manusia yang adaptable
  • Kita perlu berterima kasih pada Chomsky atas hasil kerjanya yang memberikan informasi bahwa bayi lahir sudah memiliki mental representasi yang spesifik melalui teori Universal Mental Representation
  • Melanjutkan pekerjaan Piaget dan Comsky, Gardner melakukan penelitian dan mengambil kesimpulan bahwa untuk dapat hidup sukses tiap manusia perlu memiliki lebih dari satu kecerdasan yang dikenal dengan Multiple Intelligence (MI)

 

Kecerdasan Jamak

1. Linguistic Intelligence

Kemampuan berbahasa dalam bicara dan menulis untuk mencapai beberapa tujuan Contoh : pengacara, presenter, pengarang
Bagian otak yang bertanggung jawab untuk kecerdasan ini adalah Broca area. Orang yang mengalami kerusakan daerah ini membuat dia kesulitan dalam meletakkan kata demi kata bersama menjadi satu kalimat walaupun dapat mengerti arti kata-kata tersebut.

2. Logical Mathematical Intelligence

Meliputi kemampuan menganalisa “problem logically” operasional matamatik dan menginvestigasi masalah secara ilmiah (scintifik thinkink). Kemampuan ini melibatkan sejumlah bagian pusat berpikir diotak dan perkembangan kecerdasan ini mulai dari bayi dijelaskan dengan sangat rinci pada penelitian Piaget

3. Musical Intelligence

Meliputi kemampuan dalam penampilan (performance), komposisi dan apresiasi bentuk – bentuk musik. Bagian otak yang memproduksi kemampuan di bidang musik terletak di otak bagian kanan.

4. Bodily – Kinesthetic Intelligence

Adalah kemampuan menggunakan seluruh bagian – bagian tubuh untuk menyelesaikan masalah atau melakukan suatu gerak yang menghasilkan produk (Pertunjukkan)
Contoh : penari, atlit, aktor, dokter bedah, mekanik dll
Bagian otak yang memproduksi kemampuan ini adalah cortex dikedua belahan otak (hemisphere).

5. Spatial Intelligence

Adalah kemampuan mengorganisasikan dan memanipulasi gambar dan ruangan yang lebar.
Seperti : pilot, navigator, pemain catur, arsitek, grafis dll
Hemisphere kanan belakang memproses kemampuan spatial intelligence. Kerusakan otak bagian ini bisa mengganggu kemampuan mengenali jalan / arah, mengenali wajah atau perhatikan hal yang kecil-kecil.

6. Interpersonal Intelligence

Kemampuan seseorang untuk mengerti maksud, motivasi dan hasrat orang lain serta secara konsekuen bekerja efektif dengan orang lain walaupun semua tidak begitu tampak.

Contoh : guru, politikus, orang-orang diklinik (seperti dokter,perawat), penjual maupun pemuka agama.
Bagian otak yang pegang peranan dalam hal ini adalah Lobus Frontal (Cortex bagian depan).
Kerusakan daerah ini menyebabkan perubahan besar pada personality, yang bersangkutan seolah-olah menjadi orang lain.

7. Intrapersonal Intelligence

Kemampuan untuk mengerti diri sendiri (keinginan, maksud, ketakutan) memiliki kemampuan bekerja sendiri dengan efektif, memanfaatkan informasi untuk mengatur kehidupannya sendiri (self regulator).

Orang dengan Intrapersonal Intelligence yang tinggi mempunyai semangat hidup yang tinggi (bergairah).
Pusat yang mengatur kemampuan Intrapersonal Intelligence ini ada di frontal lobe, kerusakan frontal lobe bagian bawah akan menyebabkan irritability atau euphoria, sedangkan bila terjadi kerusakan dibagian atas dapat menyebabkan apatis, lamban, ragu-ragu

8. Natural Intelligence

Yaitu kemampuan untuk mengenali dan mengklasifikasikan species, flora, fauna dan lingkungannya.
Contoh : ahli tanam, mengenal mobil dari bunyi mesinnya

9. Existential Intelligence

Ini merupakan kemampuan untuk menempatkan diri dengan sopan di jagat raya – luas, jauh tak terhingga dan menghubungkan dengan penempatan diri untuk kehidupan selanjutnya, seperti pengertian tentang kematian, tentang akhir dunia dan kehidupan setelah mati.

10. Spiritual Intelligence

Kemampuan untuk memahami dan mengikuti nilai-nilai, aturan-aturan agama.

Semua kecerdasan tersebut diatas merujuk satu hal yaitu Understanding. Pengertian yang mendalam pada semua hal, sehingga dengan itu semua persoalan yang akan datang dalam bentuk apapun dapat diselesaikan serta mampu membuat keputusan yang bermanfaat.

 

Community Poll

Penilaian Website

Tari Dindin Badindin

Who's Online

We have 7 guests online

PENDAHULUAN KETIKA AKAN BERDOA

Ya Allah, tolonglah aku untuk dapat berdzikir, bersyukur, dan beribadah secara baik kepada-Mu.

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam :
bersabda, ”Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, ’Aku berada tergantung pada prasangka hamba-Ku terhadap-Ku. Aku bersamanya ketika ia mengingat-Ku. Apabila ia mengingat-Ku. Apabila ia mengingat-Ku dalam dirinya, Aku mengingatnya dalam diri-Ku. Apabila ia menyebut Aku dalam keramaian, maka Aku akan menyebutnya dalam keramaian secara lebih baik.”